081-80794-5000 kip.mataram@gmail.com

KBRN, Mataram : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Mataram, Kamis (29/11/2018) siang, melakukan pemusnahan barang yang menjadi milik negara hasil penindakan tahun 2018. Barang  dimusnahkan tersebut merupakan barang hasil penindakan Kantor Bea Cukai Mataram sejak  periode 1 Januari 2018  hingga  15 Mei 2018.

KBRN, Mataram : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Mataram, Kamis (29/11/2018) siang, melakukan pemusnahan barang yang menjadi milik negara hasil penindakan tahun 2018. Barang  dimusnahkan tersebut merupakan barang hasil penindakan Kantor Bea Cukai Mataram sejak  periode 1 Januari 2018  hingga  15 Mei 2018.

Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, M. Budi,  disela-sela pemusnahan, menyatakan  barang-barang tersebut merupakan barang yang melanggar ketentuan cukai, barang impor yang dilarang dan/atau dibatasi serta bukan merupakan barang bukti tindak pidana kepabeanan dan cukai. 

Sejumlah barang yang di musnahkan tersebut, meliputi Handphone sebanyak 502 pcs,  MMEA atau minuman yang mengandung  etil alkohol illegal sebanyak 1 botol / 750 ml dihancurkan  dengan cara di gilas dengan STUM.

Sedangkan Obat-obatan sebanyak  17 pak, kosmetik 9 pcs, hasil tembakau (TIS) sebanyak 31,426 gram, hasil tembakau rokok 8.494 batang, Sex Toy sebanyak 4 pcs di musnahkan dengan cara dibakar serta 34 buah senjata tajam dipatahkan   dengan cara di gerinda.

“Barang-barang  yang akan dimusnahkan ini merupakan hasil   Operasi Penindakan (Operasi Pasar) yang dilakukan KPPBC TMP C Mataram di wilayah Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat,” ucap M. Budi.

Selain itu, menurutnya barang-barang tersebut juga hasil sitaan dari  pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, termasuk hasil  pemeriksaan barang kiriman di Kantor Pos  Mataram.

“Dasar penindakan hukum  berdasarkan UU 39 Thn 2007 Tentang Perubahan Atas UU No 11 Thn 1995 Tentang Cukai terkait pita cukai untuk tembakau iris, rokok, dan minuman mengandung etil alkohol illegal dan juga UU 17 Thn 2006 Tentang Perubahan Atas UU No 10 Thn 1995 Tentang Kepabeanan untuk handphone, obat-obatan, kosmetik, senjata tajam, dan barang-barang berkonten pornografi dan  UU No 44 Thn 2018 tentang Pornografi untuk barang-barang berkonten pornografi, serta  UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Mengubah “Ordonnantietijdelijke Bijzondere Strafbepalingen” (Stbl. 1948 Nomor 17) dan UU Republik Indonesia  Nomor 8 Tahun 1948 (“UU Drt. No. 12/1951”) untuk senjata tajam,” beber M. Budi.

Petugas Bea Cukai Mataram selama sementer I tahun 2017 telah melakukan  penindakan mencapai  428 kali dengan komoditas yang paling menonjol adalah handphone. Sementara, Bea Cukai Mataram sepanjang  semester 1 tahun 2018, juga telah  bekerjasama dengan 6 Desa yang tersebar di 4 Kabupaten untuk memberikan sosialisasi.

Sosialisasi itu menyangkut  informasi tentang barang kiriman dan barang bawaan penumpang. Selain itu juga dikampanyekan anti rokok illegal.

Peserta meliputi aparat desa, kepala dusun dan masyarakat desa.

“Alhamdulillah efeknya,  hasilnya kegiatan penindakan barang bawaan penumpang dan barang kiriman tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 49,77 porsen, termasuk  barang bawaan handphone  yang melebihi batasan menurun tahun ini dari 273 pcs atau sebesar 37,36 porsen,” ucap Budi

Acara pemusnahan  yang berlangsung di halaman Kantor Bea Cukai Mataram,  ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Pemusnahan oleh  Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, M. Budi,  Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram,  Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram,  Pejabat dari Polda Nusa Tenggara Barat, Danyonif 742/SWY,  Lanal Mataram dan Lanud Mataram, Kepala PT. Pos Mataram, serta pihak terkait lainnya.

Sumber : http://rri.co.id/post/berita/604933/daerah/bea_cukai_mataram_musnahkan_ratusan_barang_hasil_sitaan.html