081-80794-5000 kip.mataram@gmail.com

Barang Kiriman

MELAKUKAN PENGIRIMAN BARANG DARI DAN KE INDONESIA?

Perhatikan hal-hal berikut!

APA ITU BARANG KIRIMAN?

Barang Kiriman adalah barang yang dikirim oleh pengirim tertentu di luar negeri kepada penerima tertentu di dalam negeri melalui penyelengara pos.

 

BAGAIMANA BARANG DIKIRIM DARI ATAU KE DALAM NEGERI?

Pengiriman barang dari atau ke dalam negeri dilakukan dengan menggunakan jasa PJT. PJT merupakan Perusahaan Jasa Titipan yang memperoleh izin usaha jasa titipan dari instansi terkait serta memperoleh persetujuan untuk melaksanakan kegiatan kepabeanan dari kepala kantor pabean. Contoh PJT yang dapat digunakan adalah PT Pos Indonesia, DHL, TNT, dan lain-lain.

 

APAKAH SEMUA BARANG DAPAT DIKIRIM KELUAR ATAU MASUK KE INDONESIA?

Barang kiriman yang keluar-masuk Indonesia diatur dalam PERDIRJEN 02/BC/2017 dan PMK 112 tahun 2018. Pada dasarnya, barang yang dikirim baik keluar atau pun masuk ke Indonesia memiliki ketentuan yang didasarkan pada spesifikasi dan nilai barang yang dikirim. Barang kiriman dikenakan pajak dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Nilai barang kiriman tidak lebih dari USD 75 maka barang akan dikenakan Bebas Bea Masuk;
  • Nilai barang kiriman melebihi USD 75 tapi masih dibawah USD 1,500 maka akan diselesaikan dengan dokumen CN dan dikenakan Bea Masuk dan PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor) dari keseluruhan nilai barang tersebut dengan rincian BM 7,5% + PPN 10% + PPh 10 % (tanpa NPWP 20%); dan
  • Nilai barang yang melebihi USD 1,500 maka akan diselesaikan dengan PIBK dan dikenakan Bea Masuk dan PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor) berdasarkan prosedur impor umum dengan tarif pajak yang didasarkan pada pada BTKI (Buku Tarif Kepabeanan) sesuai dengan HS Code barang yang dapat diperiksa di eservice.INSW.go.id.

**Pastikan bahwa barang kiriman tidak terkena LarTas (Larangan dan Pembatasan) yang dapat di check secara online di laman eservice.INSW.go.id. Contoh: Barang kiriman dari luar negeri berupa barang bekas DILARANG pemasukannya ke Indonesia berdasarkan PERMENDAG No. 48 tahun 2015.

 

BERIKUT DETAIL FASILITAS DAN KETENTUAN PERPAJAKAN:

  • Barang Kiriman yang nilainya kurang dari FOB USD 75 (tujuh puluh lima dolar US) per orang per hari, dibebaskan dari kewajiban pembayaran Bea Masuk (BM) dan Pungutan Dalam Rangka Impor (PDRI)
  • Barang kiriman yang nilainya lebih dari FOB USD 75 (tujuh puluh lima dolar US) per orang per hari, maka terhadap barang kiriman tersebut dipungut BM dan PDRI secara keseluruhan walaupun dengan nomor pengiriman yang berbeda;
  • Barang kiriman sampel/hadiah/gift diperlakukan ketentuan kepabeanan, yakni ditetapkan nilai pabeannya oleh Petugas Bea dan Cukai berdasarkan data harga pembanding, jika data harga pembanding sama dengan atau lebih rendah dari FOB USD 75 maka terhadap barang kiriman sampel/hadiah/hibah tersebut tidak akan dikenakan BM dan PDRI, namun jika data harga pembanding lebih tinggi dari FOB USD 100,- maka terhadap barang kiriman sampel/hadiah/gift tersebut akan dikenakan BM dan PDRI;
  • Tarif BM mengacu kepada Buku Tarif Kepabeanan Indonesia  atau http://eservice.insw.go.id/.
  • Pengenaan PDRI, yakni PPh, dikenakan sebesar 10%; Tidak Memiliki NPWP -> 20%
  • Barang Kena Cukai (BKC) hanya diijinkan per-alamat penerima barang, paling banyak :
    o 40 batang sigaret; atau
    o 10 batang cerutu; atau
    o 40 gram hasil tembakau lainnya; dan
    o 350 ml minuman mengandung etil alkohol;
    o Terhadap kelebihannya akan dimusnahkan secara langsung.

CONTOH PERHITUNGAN BEA MASUK DAN PAJAK DALAM RANGKA IMPOR ATAS BARANG KIRIMAN

Saudara A mendapat barang kiriman impor yang dikirim melalui sebuah PJT dengan harga barang sesuai invoice dan transfer payment sebesar USD 250, biaya pengangkutan udara sesuai Airwaybill (AWB) USD 100, Saudara A tidak memiliki API namun mempunyai NPWP.

Kurs pajak yang berlaku pada saat pembayaran:

  • USD 1 = Rp 13.000
  • tarif BM = 7.5%
  • PPN = 10%
  • PPh  = 10%

APA YANG DAPAT DIKIRIM DAN TIDAK?

Barang yang dikirim mealui prosedur barang kiriman haruslah dalam kondisi baru (brand new) dan tidak boleh bekas (second hand).

 

APA SAJA YANG PERLU DISIAPKAN KETIKA MELAKUKAN PENGIRIMAN BARANG?

  • Invoice Pembelian / Nilai Barang;
  • Tracking / Resi Barang.

TELUSURI PAKET-MU SECARA MANDIRI.

Penulusuran paket atau barang kiriman dapat dilakukan secara online pada website kurir atau PJT yang digunakan. Bea cukai juga menyediakan penulusuran barang kiriman dari luar negeri pada situs beacukai.go.id/barangkiriman dengan memasukan no. tracking/ resi kiriman.

 

ALUR BARANG KIRIMAN:

Informasi lebih lanjut, silahkan membacanya pada Peraturan Menteri Keuangan nomor 112/PMK.04/2018 tentang Barang Kiriman.

 

APA SAJA YANG PERLU DISIAPKAN KETIKA MELAKUKAN PENGIRIMAN BARANG?

  • Invoice Pembelian / Nilai Barang;
  • Bukti Bayar/ Pembelian Barang; dan
  • No. Tracking / Resi Barang.

 

TATACARA PENGELUARAN BARANG KIRIMAN MELALUI POS ATAU PERUSAHAAN JASA TITIPAN?

  • Atas barang kiriman pos wajib diberitahukan kepada Pejabat Bea dan Cukai dikantor Pabean dan hanya dapat dikeluarkan dengan persetujuan Pejabat Bea dan Cukai;
  • Impor barang kiriman dilakukan melalui pos atau PJT dan dilakukan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang oleh Pejabat Bea dan Cukai;
  • Pemeriksaan fisik barang disaksikan oleh petugas pos atau petugas PJT;
  • Pejabat Bea dan Cukai menetapkan tarif dan nilai pabean serta menghitung bea masuk dan pajak dalam rangka impor yang wajib dilunasi atas barang kiriman melalui pos dan PJT;
  • Barang kiriman melalui pos yang telah ditetapkan tarif dan nilai pabeannya diserahkan kepada penerima barang kiriman melalui pos setelah bea masuk dan pajak dalam rangka impor dilunasi;

SHIPPING GOODS TO AND FROM INDONESIA?

Pay attention to the following things! 

 

WHAT IS A SHIPMENT?

Shipment means goods sent by a certain sender abroad to a certain receiver in the country through postal operators.

 

HOW ARE GOODS SHIPPED FROM OR TO THE COUNTRY?

The shipment of goods from or into the country is shipped by using PJT service. PJT is a Courier Service Company that receive the business permit from competent institutions and also receive the approval to perform customs activity from the Head of the Customs Office. The examples of Courier Service Company (PJT) that can be used are PT Pos Indonesia, DHL, TNT, and others.

 

CAN ALL GOODS BE SHIPPED OUT OR INTO INDONESIA?

Shipment that go in and out of Indonesia is regulated in PERDIRJEN 02/BC/2017 and PMK 112 in 2018. In accordance to those regulations, goods are sent either out of or into Indonesia have procedures that is based on the specification of its kinds and value. Shipment Goods is subject to Customs tax or import duty with these following conditions:

  • The value of the shipment is not more than USD 75, then the goods will be subject to exempted from the import duty (Duty Free).
  • The value of the shipment exceeds USD 75 but is still below USD 1,500, the shipment is declared with CN document and subject to Customs Duty and PDRI (Import Duty) from the total value of the item with details BM 7.5% + 10% VAT + 10% PPh (without NPWP/ Indonesia Tax Card 20%); and
  • The value of goods exceeding USD 1,500 is a subject to general import procedures that declared with PIBK document. The tax rate based on Custom Tariff Book (BTKI) in accordance with goods HS Codes and available to be checked on eservice.INSW.go.id.

**Make sure that the shipment are not subject of LarTas (Prohibition and Restriction) that can be checked online on eservice.INSW.go.id. E.g.: Used goods are forbidden to be imported to Indonesia in accordance to Indonesia Trade Ministry’s Regulation.

 

THE FOLLOWING ARE THE FACILITIES AND THE TAX CONDITION:

  • Shipment with value less than FOB USD 75 (seventy five US dollars) per person per day is exempted from the obligation to pay Customs Duty (BM) and Import Levy (PDRI);
  • Shipment with value more than FOB USD 75 (seventy five US dollars) per person per day is exempted from the obligation to pay Custom Duty (BM) and Import Duty (PDRI) even though with a different shipping number;
  • Sample/gift/gift items treated with customs provisions, which the customs value defined by the customs officer based on the comparative price, if the comparative price data is equal with or lower than FOB USD 75 then to all the sample/gift/prize will not be subjected to Custom Duty (BM) and Import Duty (PDRI), but if the comparative price data is higher than FOB USD 100,- then to all the sample/gift/gift items will be subjected to Custom Duty (BM) and Import Duty (PDRI);
  • Custom Duty (BM) rates refers to the Customs Tariff Book or http://eservice.insw.go.id/.
  • Import duty, specifically VAT, is subjected  10%; if you don’t have tax ID, the value-added tax rate is 20%;
  • Excisable Goods (Barang Kena Cukai) are only permitted per-address of the receiver, at most:40 cigarettes; or
    • 10 cigar sticks; or
    • 40 grams of other tobacco products;
    • 350 ml of drinks containing ethyl alcohol; and
    • 100 ml of vapor liquid.

The excess will be destroyed directly.

 

THE EXAMPLES OF CALCULATION OF IMPORT DUTY AND TAX IN THE CONTEXT OF IMPORTS OF SHIPMENTS

A received shipment sent via courier service company (PJT) with the price of goods according to the invoice and transfer payment with the amount of USD 250, air freight costs according to Airway bill (AWB) USD 100, A does not have Import Identification Number (API) but has Tax ID (NPWP).

The applicable tax rate at the time of payment:

  • USD 1 = Rp 13.000
  • Customs Duty (BM) Rate = 7.5%
  • PPN = 10%
  • PPh = 10% 

 

WHAT CAN BE SENT AND CANNOT BE SENT?

Goods sent through shipment procedure must be in a new condition (brand new) and have not been used (second hand).  

 

WHAT DO YOU NEED TO PREPARE TO DO SHIPPING?

  • Purchase Invoice / The Value of the Goods;
  • Receipt payment;
  • Tracking Number/Goods Receipt.

 

HOW TO TRACK YOUR PACKAGE:

Status of the shipment is available to be tracked online by visiting courier website or courier service company (PJT) that is used. Customs also provides shipment tracking from abroad on beacukai.go.id/barangkiriman by entering tracking/shipment number.  

 

THE FLOW OF SHIPMENT:

For more information, please read the Regulation of the Minister of Finance number 112 / PMK.04 / 2018 concerning Shipments. 

 

WHAT DO YOU NEED TO PREPARE BEFORE SHIPMENT?

  • Purchase Invoice / The Value of the Goods;       
  • Tracking Number; and
  • Goods Receipt. 

 

PROCEDURES FOR RELEASING SHIPMENT BY POST OR COURIER SERVICE COMPANY?

  • Shipment must be notified to the Customs and Excise Officer at Custom office and can only be released with the agreement from the Customs and Excise Officer;
  • Imports of shipment sent by post or courier service company (PJT) and customs inspection shall be done which includes research of documents and physical inspection of goods by Customs and Excise Officials;
  • Physical inspection of goods witnessed by postal officer or courier service company (PJT) officers;
  • Customs and Excise Officers officer determine customs tariffs and values and calculate the import duties and taxes in the framework of imports that must be repaid on goods sent by post and courier service company (PJT);
  • Shipment sent by post which have been determined the tariffs and the customs value is submitted to the recipient of the shipment via the os after the import duty and tax in the framework of import have been repaid;

Tentang Kami

Alamat: Jl. Yosudarso No.14 Ampenan Mataram

Jam Kerja

Senin - Kamis
08.00-12.15 dan 13.15-16.30

Jumat
08.00-11.30 dan 13.30-16.30

Kontak Kami

0818 - 0794 - 5000

0370-635403

bc.mataram@gmail.com